Jumat, 16 November 2018

PERAN KOPERASI SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI RAKYAT

Nama Kelompok :
- Ari Rifurio Latief (11214547)
- Gahtan (14214425)
- R. Feisal Muhammad (18214700)

Kelas : 3EA24

A.PENGERTIAN KOPERASI

Menurut mohammad hatta (di dalam Tim UGM,1980;14) Koperasi adalah sebuah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan atas asas tolong menolong.
Koperasi dalam konteks demokrasi ekonomi merupakan serangkai kegiatan perekonomian yang meliputi produksi dan konsumsi yang dilakukan oleh semua warga masyarakat, untuk masyarakat,dan pengelolaan dan pengawasannya dilakukan sendiri oleh masyarakat.
Dengan kata lain prinsip ekonomi kerakyatan dan demokrasi ekonomi secara nyata tercermin dalam bentuk koperasi yang berasaskan kekeluargaan. Kepentingan ekonomi rakyat, utamanya kelompok masyarakat yang berada pada aras ekonomi kelas bawah (seperti buruh, petani, nelayan, pedagang kecil, pegawai kecil, dsb) akan relatif lebih mudah diperjuangkan kepentingan ekonominya melalui koperasi. Inilah sebenarnya yang menjadi alasan utama pentingnya pemberdayaan koperasi.
Menurut Undang-Undang No.25 Tahun 1992, beberapa pengertian yang menyangkut koperasi adalah sebagai berikut:

1.Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hokum koperasiyang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan

2.Perkoperasian adalah segala sesuatu yang menyangkut kehidupan koperasi

3.Koperasi primer adalah koperasi yang didirikan dan beranggotakan orang-seorang

4.Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi primer yang telah berbadan hukum (minimal tiga koperasi primer)

5.Gerakan koperasi adalah keseluruhan organisasi koperasi yang kegiatannya bersifat terpadu untuk mencapai cita-cita bersa

6.Koperasi merupakan suatu wadah yang mampu menggerakan roda perekonomian rakyat kecil (miskin), dengan adanya koperasi, rakyat kecil akan mampu mengembangkan pontensi yang dimilikinya sehingga akan mampu membantu memperbaiki taraf kehidupan ekonominya

B.PERANAN DARI KOPERASI

1.Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khusunya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

2.Berperan serta aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.

3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

C.KOPERASI SEBAGAI BADAN USAHA

Dalam sejarahnya, koperasi sebenarnya bukanlah organisasi usaha yang berasal dari Indonesia. Kegiatan berkoperasi dan organisasi koperasi pada mulanya diperkenalkan di Inggris di sekitar abad pertengahan. Pada waktu itu misi utama berkoperasi adalah untuk menolong kaum buruh dan petani yang menghadapi problem-problem ekonomi dengan menggalang kekuatan mereka sendiri. Ide koperasi ini kemudian menjalar ke Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lainnya di dunia. Di Indonesia, baru koperasi diperkenalkan pada awal abad 20.
Dalam kata lain, koperasi adalah suatu cara alternatif dalam melakukan kegiatan usaha dalam menghadapi mekanisme pasar yang tidak sempurna atau terdistorsi. Orang melakukan sesuatu kegiatan usaha punya satu tujuan, yakni menaikan kesejahteraannya. Jadi, koperasi tidak lain tidak bukan adalah suatu cara alternatif untuk menaikan kesejahteraan para anggotanya.5
Sesuai Pasal 1 Undang-undang (UU) Nomor 25/1992 tentang perkoperasian, ciri-ciri koperasi sebagai badan usaha dapat dipertegas dan dirinci sebagai berikut , yaitu: Dimiliki oleh anggota yang tergabung atas dasar sedikitnya ada satu kepentingan ekonomi yang sama.
Para anggota bersepakat untuk membangun usaha bersama atas dasar kekuatannya sendiri dan atas dasar kekeluargaaan. Didirikan, dimodali, dibiayai, diatur, dan diawasi serta dimanfaatkan sendiri oleh anggotanya. Tugas pokok badan usaha koperasi adalah menunjang kepentingan ekonomi anggota dalam rangka memajukan kesejahteraan anggota.
Koperasi sebagai badan usaha, dalam menjalankan kegiatannya untuk mencapai tujuannya itu tentu sangat dipengaruhi baik oleh lingkungan internal (anggota, organisasi dan kelembagaan, manajemen, modal, kegiatan usaha, keanggotaan, teknologi) maupun lingkungan eksternal (sosial, politik, informasi, perekonomian, hukum dan sosial budaya) di tingkat regional, nasional dan internasional.

D.KEUNGGULAN KOPERASI

Keberadan koperasi memiliki prospek yang bagus sebagai penggerak ekonomi rakyat karena kekhasan dari koperasi yang tidak dimiliki oleh lembaga ekonomi lain. Koperasi sangat sesuai dengan asas ekonomi yang diinginkan oleh "bapak bangsa" kita untuk mengantar perekonomian Indonesia menuju pada suatu kemakmuran. Semboyan "makmur dalam kebersamaan dan bersama dalam kemakmuran" bisa diwujudkan dalam wadah koperasi. Dengan asas usaha dari, oleh dan untuk anggota, koperasi telah memposisikan diri sebagai mitra sejajar dalam berusaha. Beberapa keunggulan dari koperasi diantaranya, bukan sekedar lembaga profit oriented tetapi lebih mementingkan kesejahteraaan anggota.. Koperasi perlu didorong untuk menjalankan usaha produktif sehingga bisa berkembang. Usaha produktif yang dimiliki koperasi akan melibatkan anggotanya sehingga secara otomatis membuka lapangan kerja.

E.REVITALISASI PERAN KOPERASI

Perjalanan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi nasional adalah perjalanan panjang sejarah ekonomi bangsa ini. Setelah Indonesia merdeka koperasi diterima sebagai satuan ekonomi yang sesuai untuk Indonesia dan ideologi Pancasila. Hal ini dikarenakan koperasi cocok dengan watak ekonomi Pancasila (ekonomi yang bersendi pada seluruh nilai-nilai moral dan mengacu pada seluruh aspek kehidupan sila-sila dari Pancasila). Ekonomi Pancasila menekankan kemandirian dan pemerataan kesejahteraan sosial sebagaimana tercakup dalam sila ke-lima. Secara tersirat sila tersebut menggambarkan pentingnya distribusi keadilan dalam berbagai bidang termasuk ekonomi. Artinya kesejahteraan ekonomi bukanlah milik segelintir orang di Indonesia tetapi menjadi hak segenap rakyat. Perjalanan koperasi untuk mendukung perkembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia telah melewati proses panjang. Setelah koperasi diterima sebagai satuan ekonomi yang mendasar dalam mengembangkan ekonomi pribumi pasca proklamasi, maka hampir semua desa diarahkan untuk membentuk koperasi primer. Namun demikian sejumlah masalah yang dihadapi koperasi membuatnya belum bisa menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. Selain kebijakan ekonomi di masa lalu yang belum berpihak pada koperasi dan UKM persoalan lainnya yang dihadapi adalah kekurangan modal, manajemen lemah, kesulitan menjangkau pasaran dan tentu saja kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang mengurus koperasi. Lemahnya kelembagaan ini juga terjadi pada koperasi karena rendahnya pemahaman perkoperasian oleh para pengelola, pengurus maupun anggota. Partisipasi anggota dalam usaha dan pengelolaan koperasi cukup memprihatinkan. Hal ini bisa dilihat dan rendahnya pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) oleh koperasi aktif. Rapat ini semestinya berfungsi sebagai evaluasi manajerial dan sekaligus membentuk rencana pengembangan bagi koperasi. Arah pengembangan koperasi kedepan semestinya tidak hanya berorientasi pada bertambah jumlahnya melainkan peningkatan efisiensi peran. Penambahan jumlah tanpa peningkatan efisiensi tentu tidak akan membawa pengaruh signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Ini adalah tantangan besar koperasi yang harus disikapi dengan serius dan usaha keras. Kita perlu menyambut baik keinginan Kementrian Koperasi dan UKM yang mencanangkan koperasi dan UKM sebagai pilar ekonomi rakyat. Mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 47 tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara, bahwa Kementerian Koperasi dan UKM bertugas menangani urusan pemerintahan dalam rangka penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi program pemerintah bidang pemberdayaan koperasi dan UKM. Tugas Kementerian Koperasi dan UKM adalah merumuskan kebijakan dan mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan serta pengendalian pemberdayaan koperasi dan UKM di Indonesia. Wujud keseriusan ini nampak pada Rencana Strategis 2010-2014 yaitu meningkatkan Koperasi berkualitas (10%) dan tumbuhnya (5%) jumlah koperasi aktif secara nasional. Upaya lain adalah menumbuhkan iklim usaha yang kondusif bagi pengembangan usaha koperasi dan UKM pada berbagai tingkatan pemerintahan, meningkatkan produktivitas, daya saing dan kemandirian koperasi dan UKM di pasar dalam dan luar negeri, dan mengembangkan sinergi dan peran serta masyarakat dan dunia usaha dalam pemberdayaan koperasi dan UKM.Ini menunjukkan keseriusan untuk menjadikan koperasi sebagai tulangpunggung penggerak ekonomi rakyat. Jika target tersebut terealisasi maka koperasi akan menjadi kekuatan ekonomi yang besar dan mampu menjadi soko guru ekonomi nasional. Untuk menuju pada tujuan tersebut perlu dilakukan langkah-langkah serius guna mempersiapkan koperasi menjadi lembaga yang profesional dan berkualitas. Sudah tidak jamannya lagi koperasi dikelola dengan asal-asalan. Untuk itu pemerintah melalui Kementrian Koperasi dan UKM, Dekopin, dan instansi terkait lainnya perlu mengadakan pelatihan dan pembinaan secara intensif terhadap SDM koperasi. Pemerintah bisa melibatkan perguruan tinggi agar upaya tersebut bisa dilaksanakan dengan cepat dan hasilnya sesuai yang diharapkan. Hal lain yang tidak kalah penting dalam upaya revitalisasi peran koperasi adalah terobosan dalam kebijakan kredit usaha. Bantuan modal untuk UKM yang selama ini disalurkan oleh bank agar bisa dikelola oleh koperasi. Ini bertujuan agar kebutuhan permodalan bagi UKM dapat segera terpenuhi. Salah satu keluhan yang selama ini sering muncul dari pengusaha kecil adalah sulitnya prosedur yang ditetapkan oleh bank bagi UKM sehingga timbul keengganan untuk mengajukan bantuan modal. Dana masyarakat yang terkumpul di bank sudah mencapai Rp 2.100 trilliun. Sesuai dengan ketentuan perbankan, 80% dari dana masyarakat itu seharusnya dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pinjaman atau Loan Deposit Ratio (LDR). Untuk mempermudah dan memperpendek prosedur peminjaman, keterlibatan koperasi sangat diperlukan sebagai mitra perbankan. Penyederhanaan tersebut diharapkan dapat memicu semangat masyarakat untuk membuka usaha sendiri tanpa bergantung pada lapangan kerja yang disediakan pemerintah. Dengan jaringan yang luas dan menjangkau sampai ke pelosok pedesaan koperasi adalah saluran distribusi yang bisa diandalkan bagi penyaluran kredit usaha. Selain menyalurkan bantuan permodalan, koperasi juga harus secara aktif melakukan pembinaan terhadap masyarakat dan UKM agar mereka membenahi kelemahan manajemen yang selama ini ada. Jika semakin banyak usaha kecil dan menengah yang tumbuh di tengah masyarakat maka ini berarti ekonomi rakyat telah mulai bangkit. Namun perlu disadari, bahwa kondisi tersebut hanya bisa dicapai jika koperasi secara serius melakukan pembenahan intern dengan meningkatkan profesionalisme kerja sehingga ketika diberi kesempatan untuk membina dan mengembangkan UKM mereka bisa melakukan dengan baik. Selain itu segenap anggota harus memegang teguh "rasa memilki" terhadap perjuangan koperasi karena hal ini merupakan faktor utama yang menyebabkan koperasi mampu bertahan pada berbagai kondisi sulit. Dengan mengandalkan "rasa memiliki" yang berimbas pada loyalitas anggota dan kesediaan anggota untuk berjuang bersama menghadapi berbagai kesulitan, akan membuat koperasi mampu mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi. Hal tersebut menjadi faktor pembeda koperasi dengan lembaga usaha lain dimana dalam koperasi terdapat nilai-nilai dan prinsip yang tidak terdapat atau tidak dikembangkan secara sadar dalam organisasi lain. Faktor lain yang akhir-akhir ini memperburuk citra koperasi adalah rendahnya kredibilitas. Banyak koperasi yang dijadikan kedok untuk aksi penipuan dan usaha lain seperti rentenir sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

F.CARA KOPERASI BEROPRASI

1.Koperasi dapat mengurangi tingkat pengangguran
Kehadiran koperasi diharapkan dapat menolong nasib mereka yang membutuhkan pekerjaan, karena dengan adanya koperasi akan dibutuhkan banyak pekerja untuk mengelola usahanya.

2. Koperasi dapat mengembangkan kegiatan usaha masyarakat
Sebagai contoh, koperasi yang bergerak dalam bidang usaha pengadaan alat-alat pertanian yang dibutuhkan oleh petani. Dengan adanya koperasi tersebut, maka petani dapat membeli kebutuhan alat-alat pertanian di koperasi dengan harga lebih murah, sehingga dapat meningkatkan kegiatan usaha pertanian tersebut.

3.Koperasi dapat berperan ikut meningkatkan pendidikan rakyat, terutama pendidikan perkoperasian dan dunia usaha.
Koperasi dapat memberikan pendidikan kepada para anggota koperasi dan dapat mengamalkan pengetahuannya tersebut kepada masyarakat sekitar.

4.Koperasi dapat berperan sebagai alat perjuangan ekonomi
Sesuai dengan prinsip koperasi bahwa koperasi harus memiliki kemandirian, sehingga mampu bersaing dengan badan usaha lainnya. Majunya koperasi akan dapat memberi dorongan untuk meningkatkan taraf hidup para anggota dan masyarakat.

5.Koperasi Indonesia dapat berperan menciptakan demokrasi ekonomi
Demokrasi ekonomi yang dimaksud adalah menekankan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, sedangkan pemerintah hanya wajib memberi dorongan, pengarahan, dan bimbingan.

6.Koperasi Indonesia berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional
Koperasi sebagai salah satu urat nadi perekonomian bangsa, perlu dikembangkan bersama kegiatan usaha lainnya. Dengan memberdayakan koperasi, berarti pula dapat memberdayakan masyarakat, yang pada akhirnya akan dapat memberdayakan perekonomian nasional.

G.MANFAAT KOPERASI BAGI PENGGUNANYA

1.Meningkatkan penghasilan anggota
Dengan mengikuti koperasi diharapkan koperasi bisa meningkatkan penghasilan anggotanya. Anggota bisa meningkatkan penghasilan melalui kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh koperasi.
Contohnya :
Misalnya saja koperasi produksi, di dalam koperasi tersebut akan diajarkan bagaimana caranya anggota bisa memiliki usaha, dapat memasok hasil produksi dari usahanya ke koperasi.
Hasil bisa berupa kerajinan, pakaian jadi dan juga berbagai produksi makanan seperti camilan, kue basah dan kue kering. Dengan melakukan usaha seperti itu setiap anggota bisa meningkatkan penghasilannya. Untuk sisa hasil usaha yang didapatkan oleh koperasi akan dikembalikan kepada anggotanya sesuai dengan jasa dan juga aktivitasnya di dalam koperasi.

2.Menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah

Manfaat tersebut sangat dirasakan oleh anggota koperasi. Sebab anggota bisa membeli barang dan jasa lebih murah dibandingkan dengan barang dan jasa yang ditawarkan di toko-toko lain selain koperasi. Koperasi pun memiliki tujuan, barang dan jasa yang ditawarkannya bisa dibeli oleh anggota yang kurang mampu oleh sebab itu harga yang ditawarkan lebih murah dan terjangkau.

3.Menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan

Kegiatan yang diadakan oleh koperasi bukan semata-mata usaha yang dijalankan untuk meraih keuntungan, selain mendidik dan menumbuhkan semangat berwirausaha di hati para anggotanya koperasi juga memiliki tujuan untuk melayani secara baik keperluan para anggotanya sehingga keperluan anggotanya dapat tercukupi.

4.Menumbuhkan sikap jujur dan terbuka

Koperasi mengajarkan kepada anggotanya untuk selalu bersikap jujur dalam melakukan usaha, tidak hanya itu koperasi juga mengedepankan sifat terbuka dalam pengelolaan koperasi. Setiap anggota memiliki kewajiban dalam mengelola koperasi dengan baik, saat mengelola anggota harus secara terbuka menyampaikan laporan terutama laporan keuangan ketika mengelola koperasi. Setiap anggota juga memiliki hak dalam mengurus koperasi dan juga berhak untuk mengetahui laporan keuangan di dalam koperasi.

5.Melatih bersikap mandiri

Dengan adanya koperasi akan membuat anggotanya lebih mandiri. Anggota bisa mencari uang sendiri dengan berusaha tanpa harus menggantungkan pendapatan dari orang lain.

6.Melatih menggunakan pendapatan secara efektif

Koperasi di bidang produksi akan melatih anggotanya untuk dapat menggunakan pendapatan yang dimilikinya untuk menggunakannya secara efektif. Anggota dituntut untuk bisa hidup hemat. Contohnya saja anggota yang memproduksi bahan makanan harus bisa menggunakan uang yang didapatnya secara efektif, dia harus tahu berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk membeli bahan makanan atau modal usaha dan berapa banyak untuk dijadikan biaya hidup kemudian sisanya harus ditabung. Jika anggota bisa mengatur uang yang didapatkannya dengan baik, kehidupan anggota tersebut akan lebih baik sebab terhindar dari pemborosan.

7.Memperoleh pinjaman dengan mudah

Bagi anggota yang memiliki kesulitan dalam hal keuangan, koperasi bisa menyediakan pinjaman modal dengan mudah tanpa disertai syarat yang berbelit-belit.

8.Menanamkan disiplin dan tanggung jawab

Dengan adanya kewajiban dan hak yang diberikan kepada masing-masing anggota, akan membuat setiap anggota berlaku disiplin dan tanggung jawab terhadap apa yang menjadi tugas dan kewajibannya.

9.Koperasi mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan tentram

Koperasi akan mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan jauh dari keributan hal ini dikarenakan asas koperasi itu sendiri yang berlandaskan kekeluargaan. Dengan bergabung di dalam koperasi, anggota akan merasakan kekeluargaan dengan anggota lainnya sehingga terhindar dari keributan.

10.Mendidik anggota untuk memiliki semangat kerja sama

Di dalam koperasi akan dibagi menjadi kelompok-kelompok. Misalnya saja kelompok A dengan anggota empat orang. Kelompok A bertugas dalam membuat makanan dengan jenis A. Dalam kelompok tersebut, kerjasama akan terjalin demi menciptakan makanan A yang lezat den menggugah selera.

H.PENGEMBANGAN KOPERASI DALAM BERBAGAI JENIS USAHA

1.Gencarkan Sosialisasi kepada Masyarakat

Mendapatkan modal adalah salah satu masalah umum yang terjadi pada koperasi yang baru dibuka. Kendalanya adalah mencari anggota sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan modal yang cukup demi kelancaran operasi di koperasi tersebut. Untuk menarik minat masyarakat sekitar diperlukan usaha ekstra agar masyarakat tertarik dengan koperasi yang baru saja dibuka di lingkungannya tersebut. Caranya sangat beragam, misalnya dengan menyosialisasikan visi misi koperasi, konsep koperasi, dan keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh jika ikut serta dalam kegiatan koperasi tersebut secara luas dan merata kepada masyarakat sekitar. Sosialisasi ini dapat dilakukan dengan mengamanatkan pesan sosialisasi ini kepada ketua RW, RT atau sosialisasikan secara langsung ke acara-acara warga seperti kegiatan ibu-ibu PKK. Dengan cara-cara seperti itu lah diharapkan semakin banyak warga yang mengetahui keberadaan koperasi baru tersebut dan semakin banyak pula warga yang mendaftarkan dirinya menjadi anggota koperasi yang pada akhirnya terkumpullah modal yang memadai.

2.Membuat Konsep Koperasi yang Berbeda

Daya saing yang lemah dibandingkan badan usaha lainnya menjadi salah satu hal yang menghambat perkembangan koperasi di negeri ini, salah satu penyebabnya adalah pikiran masyarakat yang beranggapan bahwa koperasi adalah badan usaha yang kuno, keuntungannya tidak seberapa jika dibandingkan dengan badan usaha lain, atau memang tidak tertarik dengan konsep koperasi yang itu-itu saja seperti koperasi simpan pinjam, koperasi sekolah, koperasi unit desa, koperasi konsumsi dan konsep lainnya yang memang sudah ada sejak dulu. Membuat konsep baru yang berbeda dengan konsep-konsep terdahulu bisa menjadi terobosan untuk meningkatkan daya saing koperasi, tentu saja agar dapat meningkatkan daya saing konsep yang baru tersebut harus disertai dengan profit yang jauh lebih besar dengan keuntungan yang didapat dari konsep koperasi yang lama. Sebagai contoh koperasi Universitas Gunadarma yang beranggotakan para dosen yang mengajar di sana mulai mencanangkan konsep koperasi yang baru yaitu koperasi yang memberikan para anggotanya peluang untuk memiliki sebuah minimarket sendiri dengan metode tertentu. Inovasi-inovasi seperti itulah yang dapat meningkatkan daya saing koperasi terhadap badan usaha lainnya.

3.Mengubah Suasana Koperasi Menjadi Lebih Nyaman

Rendahnya kesadaran berkoperasi pada anggota bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah rasa bosan para anggota koperasi dalam mengikuti kegiatan koperasi yang monoton. Sebagai contoh di daerah tempat tinggal penulis terdapat satu koperasi simpan pinjam yang saat ini terancam ditutup karena kendala macetnya iuran wajib. Hal ini bisa disebabkan karena anggota koperasi tersebut merasa bosan dengan rutinitas yang sebatas datang untuk menyetorkan iuran atau meminjam uang. Kegiatan yang sedikit berbeda dan segar bisa jadi peningkat semangat para anggota koperasi untuk datang ke koperasi. Misalnya diadakan pertemuan rutin diluar rapat-rapat koperasi seperti acara seminar tentang pentingnya berkoperasi atau sekadar pertemuan ringan sesama anggota koperasi dan bahkan mungkin kegiatan lain yang dapat memerkuat ikatan antar anggota. Dimulai dari hubungan baik antar anggota dan atmosfer yang menyenangkan di koperasi itu lah yang membuat anggota koperasi menjadi senang untuk berkunjung ke koperasi yang kemudian  dapat menyadarkan atau “mengingatkan” para anggota atas kewajiban-kewajibannya sebagai anggota koperasi.

4.Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja Koperasi

Selain seleksi yang tepat terhadap calon tenaga kerja yang akan direkrut sebagai pengurus koperasi sebaiknya diterapkan pula pelatihan sebagai bekal keterampilan, sehingga kepengurusan dan pengoperasian koperasi menjadi lebih tertata dan tercipta kerja sama yang baik antara pengurus dan anggota koperasi.

5.Penerapan Teknologi Informasi

Salah satu penyebab kurangnya minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan koperasi adalah pandangan masyarakat yang menganggap koperasi sebagai organisasi bisnis kelas bawah, kurang modern dan terlihat tidak menarik jika dibandingkan dengan organisasi-organisasi lainnya. Saat ini perkembangan teknologi semakin cepat. Kegiatan masyarakat pun sudah tidak lepas dari teknologi. Bahkan anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar pun sudah sangat dekat dengan teknologi canggih seperti gadget dan internet. Masyarakat selalu antusias dengan perkembangan teknologi. Tapi justru hal itu bertolak belakang dengan koperasi di Indonesia yang terlihat masih “tradisional”.
Sudah banyak organisasi dan lembaga-lembaga yang menerapkan teknologi dalam pelayanannya seperti toko online, bank, dan bahkan transportasi ojek kini sudah ada yang berbasis online dengan menggunakan aplikasi sebagai penunjang dalam pengoperasiannya. Dengan penerapan teknologi tersebut ojek yang selama ini hanya sekadar alat transportasi biasa kini kembali diminati masyarakat. Hal itu bisa diadopsi oleh koperasi sebagai salah satu bukti kekuatan teknologi dalam “mencuri” perhatian masyarakat agar tertarik untuk bergabung dengan koperasi. Teknologi yang cocok untuk koperasi itu sendiri kurang-lebih sama seperti ojek online yang telah disebutkan tadi. Koperasi bisa membuat Aplikasi Koperasi yang bisa diunduh oleh masyarakat yang telah atau ingin menjadi anggota koperasi. Di dalam aplikasi tersebut bisa berisi berbagai informasi, persyaratan dan hal-hal yang akan didapatkan oleh anggota atau calon anggota setelah mendaftar di koperasi. Selain untuk meningkatkan pandangan masyarakat terhadap koperasi, aplikasi tersebut juga berfungsi untuk memudahkan anggota dalam melakukan kegiatan-kegiatannya sebagai anggota koperasi.


SUMBER : 
1.http://www.kompasiana.com/mubarokkom01/revitalisasi-peran-koperasi-dalam-upaya-meningkatkan-kesejahteraan-masyarakat-jawa-tengah_55176f1fa333118307b65dc5
2.http://duniabirulaut.blogspot.co.id/2012/02/koperasi-dan-ekonomi-kerakyatan.html
3.http://priyantiditaa.blogspot.co.id/2016/10/fungsi-dan-peranan-koperasi-sebagai.html
4.http://dewikhamalarizkiani.blogspot.co.id/2013/03/koperasi-membantu-perekonomian.html
5.https://sevialdiah.wordpress.com/2015/11/26/strategi-pengembangan-koperasi-di-indonesia/
6.https://manfaat.co.id/10-manfaat-koperasi-bagi-anggotanya
7.https://blog.ruangguru.com/tujuan-peran-cara-kerja-koperasi

Minggu, 11 Juni 2017

Etika Bisnis

Kasus korupsi Eddy Tansil

Eddy Tansil atau Tan Tjoe Hong adalah seorang keturunan Tionghoa yang menjadi pengusaha di Indonesia. Namun bukan karena kesuksesan bisnisnya yang membuatnya terkenal, justru kasus korupsi yang merugikan negara hingga $565 juta (+- 7 Triliun dengan kurs saat ini). Korupsi yang dilakukan Tansil melalui kredit bank Bapindo lewat perusahaan Golden Key Group. Setelah ditangkap, Eddy dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan denda, namun kala ditahan di LP Cipinang, Eddy Tansil berhasil kabur dan ada kabar yang mengatakan bahwa dia berada di China, membangun bisnis barunya disana.

Kasus Pemalsuan Uang

BISNIS.COM, JAKARTA—Mabes Polri menyatakan telah menemukan delapan barang bukti terkait pengungkapan kasus uang palsu yang terjadi di Bogor pada Jumat (26/4/2013).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri Brigjen Pol. Boy Rafli Amar mengungkapkan penemuan barang bukti itu diungkap lewat pemeriksaan Polri di rumah tersangka.
Adapun, delapan barang bukti itu antara lain 1 buah koper besar berisi 26 lembar uang kertas pecahan Rp100.000, 50.549 lembar uang Brasil pecahan 5.000 real, 7.000 lembar uang China pecahan 1 yuan, 1.718 lembar uang kertas pecahan Rp100.000.
Barang bukti lainnya adalah 400 lembar uang Brasil pecahan 1 real, 153 lembar dollar Singapura, plat garansi original Bank Swiss 1 lembar, dan foto tersangka berseragam  pakaian dinas upacara (PDU) 1 Polri berpangkat Irjen Pol dan Gubernur yang sudah proses edit adobe photoshop yang terpasang di ruang tamu rumah tersangka.
Sementara itu, Boy menegaskan pihaknya terus bekerjasama dan berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan lembaga perbankan untuk menindaklanjuti maraknya kasus uang palsu dengan cara melalui penegakan hukum saksi ahli.
“Penegak hukum uang itu diatur oleh BI. Apabila terjadi hal-hal yang berkaitan dengan pemalsuan uang, BI menjadi pihak yang berkepentingan untuk menegakkan hukum,” jelasnya. (sep)

Kasus Pembajakan Software

Jakarta – Penyidik PPNS Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual bersama BSA (Business Software Association) dan Kepolisian melaksanakan Penindakan Pelanggaran Hak Cipta atas Software di 2 tempat di Jakarta yaitu Mall Ambasador dan Ratu Plasa pada hari Kamis (5/4). Penindakan di Mall Ambasador dan Ratu Plaza dipimpin langsung oleh IR. Johno Supriyanto, M.Hum dan Salmon Pardede, SH., M.Si dan 11 orang PPNS HKI. Penindakan ini dilakukan dikarenakan adanya laporan dari BSA  (Business Software Association) pada tanggal 10 Februari 2012 ke kantor Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual yang mengetahui adanya CD Software Bajakan yang dijual bebas di Mall Ambasador dan Ratu Plaza di Jakarta. Dalam kegiatan ini berhasil di sita CD Software sebanyak 10.000 keping dari 2 tempat yang berbeda.
CD software ini biasa di jual oleh para penjual yang ada di Mall Ambasador dan Ratu Plasa seharga Rp.50.000-Rp.60.000 sedangkan harga asli software ini bisa mencapai Rp.1.000.000 per softwarenya. Selain itu, Penggrebekan ini akan terus dilaksanakan secara rutin tetapi pelaksanaan untuk penindakan dibuat secara acak/random untuk wilayah di seluruh Indonesia. Salmon pardede, SH.,M.Si selaku Kepala Sub Direktorat Pengaduan, Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, mengatakan bahwa “Dalam penindakan ini para pelaku pembajakan CD Software ini dikenakan Pasal 72 ayat 2 yang berbunyi “Barang siapa dengan sengaja menyiarkan,memamerkan,mengedarkan atau menjual kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran  Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana paling lama penjara 5 tahun dan denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah ) dan tidak menutup kemungkinan dikenakan pasal 72 ayat 9 apabila dalam pemeriksaan tersangka diketahui bahwa tersangka juga sebagai pabrikan”.
Dengan adanya penindakan ini diharapkan kepada para pemilik mall untuk memberikan arahan kepada penyewa counter untuk tidak menjual produk-produk software bajakan karena produk bajakan ini tidak memberikan kontribusi kepada negara dibidang pajak disamping itu untuk menghindari kecaman dari United States Trade Representative (USTR) agar Indonesia tidak dicap sebagai negara pembajak.

Kasus Diskriminasi Ras

Identitas keberagaman di Indonesia terus diuji dengan beragam tindakan diskriminasi. Selama 14 tahun setelah reformasi, setidaknya ada 2.398 kasus kekerasan dan diskriminasi yang terjadi di Indonesia. Yayasan Denny JA mencatat, dari jumlah itu paling banyak kekerasan terjadi karena berlatar agama/paham agama sebanyak 65 persen. Sisanya, secara berturut-turut adalah kekerasan etnis (20 persen), kekerasan jender (15 persen), dan kekerasan orientasi seksual (5 persen).
"Semenjak reformasi, diskriminasi yang terjadi lebih bersifat priomordial, komunal, bukan seperti diskriminasi ideologi yang terjadi pada masa Orde Baru," ujar Direktur Yayasan Denny JA, Novriantoni Kahar, Minggu (23/12/2012), dalam jumpa pers di Kantor Lingkaran Survei Indonesia (LSI), di Jakarta.
Dari banyaknya kasus diskriminasi yang terjadi, Yayasan Denny JA mendata setidaknya ada lima kasus diskriminasi terburuk pasca 14 tahun reformasi. Kelima kasus itu dinilai terburuk berdasarkan jumlah korban, lama konflik, luas konflik, kerugian materi, dan frekuensi berita. Setiap variabel diberikan nilai 1-5 kemudian dikalikan dengan bobot masing-masing variabel. Pembobotan skor 50 diberikan pada variabel jumlah korban, skor 40 untuk lamanya konflik, skor 30 untuk luas konflik, skor 20 untuk kerugian materi, dan skor 10 untuk frekuensi berita. Hasilnya, konflik Ambon berada di posisi teratas, yakni dengan nilai 750, kemudian diikuti konflik Sampit (520), kerusuhan Mei 1998 (490), pengungsian Ahmadiyah di Mataram (470), dan konflik Lampung Selatan (330).

"Lima konflik terburuk ini setidaknya telah menghilangkan nyawa 10.000 warga negara Indonesia," ucap Novriantoni.
Konflik Maluku menjadi konflik kekerasan dengan latar agama yang telah menelan korban terbanyak, yakni 8.000-9.000 orang meninggal dunia, dan telah menyebabkan kerugian materi 29.000 rumah terbakar, 45 masjid, 47 gereja, 719 toko, 38 gedung pemerintahan, dan 4 bank hancur. Rentang konflik yang terjadi juga yang paling lama, yakni sampai 4 tahun.
Sementara konflik Sampit yang berlatar belakang etnis, yakni antara Dayak dan Madura, telah menyebabkan 469 orang meninggal dunia dan 108.000 orang mengungsi. Rentang konfliknya pun mencapai 10 hari. Konflik kerusuhan di Jakarta yang terjadi pada 13-15 Mei 1998 juga tidak kalah hebatnya. Konflik ini menelan korban 1.217 orang meninggal dunia, 85 orang diperkosa, dan 70.000 pengungsi. Meski hanya berlangsung tiga hari, kerugian materi yang ditimbulkan mencapai sekitar Rp 2,5 triliun.
Konflik Ahmadiyah di Transito Mataram telah menyebabkan 9 orang meninggal dunia, 8 orang luka-luka, 9 orang gangguan jiwa, 379 terusir, 9 orang dipaksa cerai, 3 orang keguguran, 61 orang putus sekolah, 45 orang dipersulit KTP, dan 322 orang dipaksa keluar Ahmadiyah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa yang besar, konflik ini mendapat sorotan media cukup kuat dan rentang peristiwa pascakonflik selama 8 tahun yang tak jelas bagi nasib para pengungsi.
Konflik kekerasan yang terjadi di Lampung Selatan telah menimbulkan korban 14 orang meninggal dunia dan 1.700 pengungsi. "Secara keseluruhan, negara terlihat mengabaikan konflik-konflik yang sudah terjadi pelanggaran HAM berat. Dalam beberapa kasus bahkan tidak ada pelaku atau otak pelaku kekerasan yang diusut," katanya.

Rabu, 30 November 2016

Peran Koperasi Sebagian Penggerak Ekonomi Rakyat

Peran Koperasi Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Di Indonesia peranan koperasi sangatlah penting, maka tidak heran koperasi bisa kita jumpai dimana-mana di seluruh daera di Indonesia, bahkan sampai ke plosokpun kita bisa menjumpai koperasi. Bagi Masyarakat Indonesia, Koperasi sudah tidak asing lagi, karena kita sudah merasakan jasa Koperasi dalam rangka keluar dari kesulitan hutang lintah darat. Sebagaimana lembaga ekonomi lainnya, koperasi adalah salah satu bentuk persekutuan yang melakukan kegiatan muamalah di bidang ekonomi.
Koperasi sangat berperan penting ditengah masyarakat Indonesia,terutama dalam proses berlangsungnya perekonomian Indonesia ditengah masyarakat. Hampir setiap orang mengenal Koperasi. Walaupun perdefinisi Koperasi dipahami secara berbe, tetapi secara umum koperasi dikenal sebagai suatu bentuk perusahaan yang unik. Dilihatdari yang telah diutarakan diatas, Koperasi tampak memilikihubungan dengan Ekonomi Kerakyatan yang saat ini sedang ramai dibicarakan dandijadikan slogan oleh para Capres.Isu ekonomi memang menjadi tema utama saatini. Ekonomi Kerakyatan biasa dikenal orang sebagai paham ekonomi yangberpihak pada rakyat. Dalam hal ini yang dimaksut adalah rakyat miskin. Tentunya Ekonomi kerakyatan sangat diminati oleh kalangan menengah kebawah yang menganggap bahwa paham ini adalah paham yang tepat. Tampak jelas koperasi berhubungan dengan ekonomi kerakyatan. Ekonomi Kerakyatan berpihak pada rakyat miskin dan Koperasi memperjuangkan kebutuhan ekonomi para anggotanya dan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1  Pengertian Ekonomi Kerakyatan

Ekonomi kerakyatan adalah suatu sistem perekonomian yang dibangun pada kekuatan ekonomi rakyat, ekonomi kerakyatan yaitu kegiatan dari ekonomi yang dapat memberikan kesempatan yang luas untuk masyarakat dalam berpartisipasi sehingga perekonomian dapat terlaksana dan berkembang secara baik.
Ekonomi kerakyatan menunjuk pada sila ke-4 Pancasila, yang menekankan pada sifat demokratis sistem ekonomi Indonesia. Dalam demokrasi ekonomi Indonesia, produksi tidak hanya dikerjakan oleh sebagian warga tetapi oleh semua warga masyarakat, dan hasilnya dibagikan kepada semua anggota masyarakat secara adil dan merata (penjelasan pasal 33 UUD 1945). Ekonomi rakyat memegang kunci kemajuan ekonomi nasional di masa depan, dan sistem ekonomi Pancasila merupakan aturan main bagi semua perilaku ekonomi di semua bidang kegiatan ekonomi.
2.2  Ciri-ciri Sistem Ekonomi Kerakyatan

Menurut San Afri Awang, sistem ekonomi kerakyatan memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Peranan vital negara (pemerintah)
Sebagaimana ditegaskan dalam pasal 33 ayat 2 dan 3 UUD 1945, negara memainkan  peranan yang sangat penting dalam sistem ekonomi kerakyatan. Peranan negara tidak  hanya terbatas sebagai pengatur jalannya roda perekonomian. Melalui pendirian  Badan-badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu untuk menyelenggarakan  cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup  orang banyak, negara dapat terlibat secara langsung dalam penyelenggaraan berbagai  kegiatan ekonomi tersebut. Tujuannya adalah untuk menjamin agar kemakmuran  masyarakat senantiasa lebih diutamakan daripada kemakmuran orang seorang, dan  agar tampuk produksi tidak jatuh ke tangan orang seorang, sehingga memungkinkan  ditindasnya rakyat banyak oleh segelintir orang yang berkuasa.
2.      Efisiensi ekonomi berdasar atas keadilan, partisipasi, dan keberlanjutan.
Tidak benar jika dikatakan bahwa sistem ekonomi kerakyatan cenderung  mengabaikan efisiensi dan bersifat antipasar. Efisiensi dalam sistem ekonomi  kerakyatan tidak hanya dipahami dalam perspektif jangka pendek dan berdimensi  keuangan, melainkan dipahami secara komprehensif dalam arti memperhatikan baik  lingkungan. Politik ekonomi kerakyatan memang tidak didasarkan atas pemerataan,  pertumbuhan, dan stabilitas, melainkan atas keadilan, partisipasi, dan keberlanjutan.
3. Mekanisme alokasi melalui perencanaan pemerintah, mekanisme pasar, dan kerja  sama (cooperatif).
Mekanisme alokasi dalam sistem ekonomi kerakyatan, kecuali untuk cabang-cabang  produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak,  tetap didasarkan atas mekanisme pasar. Tetapi mekanisme pasar bukan satu-satunya.  Selain melalui mekanisme pasar, alokasi juga didorong untuk diselenggarakan  melalui mekanisme usaha bersama (koperasi). Mekanisme pasar dan koperasi dapat  diibaratkan seperti dua sisi dari sekeping mata uang yang sama dalam mekanisme a lokasi sistem ekonomi kerakyatan.
4.      Pemerataan penguasaan faktor produksi.
Dalam rangka itu, sejalan dengan amanat penjelasan pasal 33 UUD 1945,  penyelenggaraan pasar dan koperasi dalam sistem ekonomi kerakyatan harus  dilakukan dengan terus menerus melakukan penataan kelembagaan, yaitu dengan  cara memeratakan penguasaan modal atau faktor-faktor produksi kepada segenap  lapisan anggota masyarakat. Proses sistematis untuk mendemokratisasikan  penguasaan faktor-faktor produksi atau peningkatan kedaulatan ekonomi rakyat  inilah yang menjadi substansi sistem ekonomi kerakyatan.
5.      Koperasi sebagai sokoguru perekonomian.
Dilihat dari sudut pasal 33 UUD 1945, keikutsertaan anggota masyarakat dalam  memiliki faktor-faktor produksi itulah antara lain yang menyebabkan dinyatakannya  koperasi sebagai bangun perusahaan yang sesuai dengan sistem ekonomi kerakyatan.  Sebagaimana diketahui, perbedaan koperasi dari perusahaan perseroan terletak pada  diterapkannya prinsip keterbukaan bagi semua pihak yang mempunyai kepentingan  dalam lapangan usaha yang dijalankan oleh koperasi untuk turut menjadi anggota  koperasi.
6. Pola hubungan produksi kemitraan, bukan buruh-majikan.
Pada koperasi memang terdapat perbedaan mendasar yang membedakannya secara  diametral dari bentuk-bentuk perusahaan yang lain. Di antaranya adalah pada  dihilangkannya pemilahan buruh-majikan, yaitu diikutsertakannya buruh sebagai  pemilik perusahaan atau anggota koperasi. Sebagaimana ditegaskan oleh Bung Hatta,  “Pada koperasi tak ada majikan dan tak ada buruh, semuanya pekerja yang bekerja  sama untuk menyelenggarakan keperluan bersama”. Karakter utama ekonomi  kerakyatan  atau demokrasi ekonomi pada dasarnya terletak pada dihilangkannya  watak individualistis dan kapitalistis dari wajah perekonomian Indonesia. Secara  mikro hal itu antara lain berarti diikutsertakannya pelanggan dan buruh sebagai  anggota koperasi atau pemilik perusahaan. Sedangkan secara makro hal itu berarti  ditegakkannya kedaulatan ekonomi rakyat dan diletakkannya kemakmuran  masyarakat di atas kemakmuran orang seorang.
7.      Kepemilikan saham oleh pekerja.
Dengan diangkatnya kerakyatan atau demokrasi sebagai prinsip dasar sistem  perekonomian Indonesia, prinsip itu dengan sendirinya tidak hanya memiliki  kedudukan penting dalam menentukan corak perekonomian yang harus  diselenggarakan oleh negara pada tingkat makro. Ia juga memiliki kedudukan yang  sangat penting dalam menentukan corak perusahaan yang harus dikembangkan pada  tingkat mikro. Perusahaan hendaknya dikembangkan sebagai bangun usaha yang  dimiliki dan dikelola secara kolektif (cooperatif) melalui penerapan pola-pola  Kepemilikan Saham oleh Pekerja. Penegakan kedaulatan ekonomi rakyat dan  pengutamaan kemakmuran masyarakat di atas kemakmuran orang seorang hanya  dapat dilakukan dengan menerapkan prinsip tersebut.
Menurut Indra Gunawan, dosen FKIP Universitas Sanata Dharma Yogyakarta,  pelaksanaan ekonomi kerakyatan paling tidak memiliki lima ciri sebagai berikut:
1)      Prinsip keadilan dan demokrasi ekonomi, kepedulian terhadap yang lemah, tanpa  membedakan suku, agama, dan gender.
2)      Pemihakan, pemberdayaan, dan perlindungan terhadap yang lemah (UKMK,  petani, dan nelayan kecil mendapat prioritas).Penciptaan iklim persaingan usaha  yang sehat (UKMK diberi pelatihan, akses pada permodalan, informasi pasar dan  teknologi tepat guna).
3)      Menggerakkan ekonomi daerah pedesaan termasuk daerah terpencil, daerah  minus, dan daerah perbatasan.

2.3  Tujuan dan Sasaran Sistem Ekonomi Kerakyatan

Tujuan utama penyelenggaraan sistem ekonomi kerakyatan pada dasarnya adalah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengendalikan jalannya roda perekonomian. Bila tujuan utama ekonomi kerakyatan itu dijabarkan lebih lanjut, maka sasaran pokok ekonomi kerakyatan dalam garis besarnya meliputi lima hal berikut:
1. Tersedianya peluang kerja dan penghidupan yang layak bagi seluruh anggota  masyarakat.
2. Terselenggaranya sistem jaminan sosial bagi anggota masyarakat yang membutuhkan,  terutama fakir miskin dan anak-anak terlantar.
3.Terdistribusikannya kepemilikan modal material secara relatif merata di antara  anggota masyarakat.
4.Terselenggaranya pendidikan nasional secara cuma-cuma bagi setiap anggota  masyarakat.
5.Terjaminnya kemerdekaan setiap anggota masyarakat untuk mendirikan dan menjadi  anggota serikat-serikat ekonomi. Agar tetap bisa mengikuti perkembangan zaman,  koperasi harus bisa memberikan sumbangan nyata kepada pemberdayaan ekonomi  rakyat. Jika hal ini tidak dilakukan maka koperasi yang diharapkan akan menjadi  sokoguru perekonomian nasional tidak akan mampu untuk bersaing dengan pelaku  ekonomi lain baik pemerintah maupun swasta.

2.4  Koperasi sebagai Badan Usaha

Dalam sejarahnya, koperasi sebenarnya bukanlah organisasi usaha yang berasal dari Indonesia. Kegiatan berkoperasi dan organisasi koperasi pada mulanya diperkenalkan di Inggris di sekitar abad pertengahan. Pada waktu itu misi utama berkoperasi adalah untuk menolong kaum buruh dan petani yang menghadapi problem-problem ekonomi dengan menggalang kekuatan mereka sendiri. Ide koperasi ini kemudian menjalar ke Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lainnya di dunia. Di Indonesia, baru koperasi diperkenalkan pada awal abad 20.
Dalam kata lain, koperasi adalah suatu cara alternatif dalam melakukan kegiatan usaha dalam menghadapi mekanisme pasar yang tidak sempurna atau terdistorsi. Orang melakukan sesuatu kegiatan usaha punya satu tujuan, yakni menaikan kesejahteraannya. Jadi, koperasi tidak lain tidak bukan adalah suatu cara alternatif untuk menaikan kesejahteraan para anggotanya.5 Sesuai Pasal 1 Undang-undang (UU) Nomor 25/1992 tentang perkoperasian, ciri-ciri koperasi sebagai badan usaha dapat dipertegas dan dirinci sbb, yaitu: Dimiliki oleh anggota yang tergabung atas dasar sedikitnya ada satu kepentingan ekonomi yang sama.
Para anggota bersepakat untuk membangun usaha bersama atas dasar kekuatannya sendiri dan atas dasar kekeluargaaan didirikan, dimodali, dibiayai, diatur, dan diawasi serta dimanfaatkan sendiri oleh anggotanya. Tugas pokok badan usaha koperasi adalah menunjang kepentingan ekonomi anggota dalam rangka memajukan kesejahteraan anggota.
Koperasi sebagai badan usaha, dalam menjalankan kegiatannya untuk mencapai tujuannya itu tentu sangat dipengaruhi baik oleh lingkungan internal (anggota, organisasi dan kelembagaan, manajemen, modal, kegiatan usaha, keanggotaan, teknologi) maupun lingkungan eksternal (sosial, politik, informasi, perekonomian, hukum dan sosial budaya) di tingkat regional, nasional dan internasional.

2.5  Kelebihan dan kekurangan ekonomi kerakyatan

1.      Kelebihan dari ekonomi kerakyatan yaitu :
A. Rakyat yang kurang mampu bisa mendapatkan perlakuan hukum yang sama atau  secara adil dalam masalah perekonomian.
B. Dapat memberikan perhatian yang lebih pada rakyat kecil melalui berbagai  macam program operasional yang nyata.
C. Sistem ekonomi ini dapat mewujudkan kedaulatan rakyat.
D. Dapat merangsang kegiatan ekonomi yang lebih  produktif di tingkat rakyat  sekaligus dapat melahirkan jiwa kewirausahaan.
E. Transaksi antara produksi, distribusi dan konsumsi sangat baik.
F. Hubungan antara produksi, distribusi dan juga konsumsi akan saling  membutuhkan dan sangat baik.
2.      Kekurangan Ekonomi Kerakyatan yaitu :
A. Dalam ekonomi ini akan terjadi praktek membagi-bagi uang kepada rakyat,  peraktek ini sangat tidak menguntungkan bagi pihak manapun, termasuk rakyat  itu sendiri.
B. Aksi membagi-bagi uang  ini secara tidak sadar dapat menyebabkan usaha  mikro atau kecil dan menengah serta koperasi yang selama ini tidak berdaya  dapat bersaing dalam suatu mekanisme pasar, bias menjadi sangat bergantung  pada aksi tersebut.
C.Masih kurangnya pengetahuan rakyat mengenai Investasi, akibatnya dapat  menyebabkan kemiskinan terlalu lama atau perputaran roda yang lambat.
D. Kurangnya penerapan dari manajemen.
E.Tidak adanya dukungan yang optimal dari pemerintah, meskipun peran  pemerintah sangat penting tapi tidak dominan.
F.Harus di awasi, jika tidak diawasi dengan baik akan banyak koruptor.

BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan

Koperasi sangat berperan penting ditengah masyarakat Indonesia,terutama dalam proses berlangsungnya perekonomian Indonesia ditengah masyarakat. Hampir setiap orang mengenal Koperasi. Walaupun perdefinisi Koperasi dipahami secara berbeda-beda, tetapi secara umum koperasi dikenal sebagai suatu bentuk perusahaan yang unik. Dilihatdari yang telah diutarakan diatas, Koperasi tampak memilikihubungan dengan Ekonomi Kerakyatan yang saat ini sedang ramai dibicarakan dandijadikan slogan oleh para Capres. Isu ekonomi memang menjadi tema utama saatini. Ekonomi Kerakyatan biasa dikenal orang sebagai paham ekonomi yangberpihak pada rakyat. Dalam hal ini yang dimaksut adalah rakyat miskin. Tentunya Ekonomi kerakyatan sangat diminati oleh kalangan menengah kebawah yang menganggap bahwa paham ini adalah paham yang tepat. Tampak jelas koperasi berhubungan dengan ekonomi kerakyatan. Ekonomi Kerakyatan berpihak pada rakyat miskin dan Koperasi memperjuangkan kebutuhan ekonomi para anggotanya dan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. kehadiran Koperasi ditengah-tengah masyarakat sangatlah penting untuk membantu masyarakat itu sendiri serta mengurangi beban pemerintah dalam menjaga kestabilan perekonomian negara. Dalam kaitan dengan peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, maka pemenuhan terhadap hak atas pekerjaan secara langsung atau tidak langsung dipengaruhi salah satunya oleh kebijakan pengembangan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah, disamping juga sektor riil dan perdagangan. Pengembangan KUMKM memiliki potensi yang besar dan strategis dalam rangka mengurangi kemiskinan, mengingat pertumbuhan dan aktifnya sektor riil yang dijalankan KUMKM mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, yaitu tersedianya lapangan kerja dan meningkatnya pendapatan. Hal ini menunjukkan bahwa KUMKM dapat menjadi penyeimbang pemerataan dan penyerapan tenaga kerja. KUMKM dapat diandalkan sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat pedesaan, perkotaan, bahkan di daerah tertinggal. Jadi koperasi itu sangat lah menolong masyarakat, karena pelayanan yang diberikan koperasi sangatlah banyak dan ikut membantu mensejahterakan masyarakat serta para anggotanya, Jadi koperasi sangatlah membantu pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan dan mensejahterakan masyarakat dan anggotanya nya. Serta berperan besar untuk perubahan ekonomi pada masyarakat.

Minggu, 14 Juni 2015

The three important things that I accept in my life in the coming years

Three important things I need to do in the coming year is that I have graduated from college, get good grades, so my parents proud of me. by the way I have to study hard, work hard, and spirit. that's the way to get good grades.

the second one, I should be a rockstar, my ideals are becoming a musician. I've studied music from childhood. My passion in music is enormous. with music I learned, and I can move forward with the music. so I had to struggle in the music.

Third, I want to buy my mom her dream house. She wanted it since I was little. and I promised I would buy. I need now is a prayer from her, from the people closest to me. 3 I hope this has been achieved successfully. Amen.

Senin, 04 Mei 2015

PENGUASAAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI KOMUNIKASI INTERNASIONAL UNTUK MENUNJANG KARIR KETIKA BEKERJA

PENGUASAAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI KOMUNIKASI INTERNASIONAL UNTUK MENUNJANG KARIR KETIKA BEKERJA

Menurut saya, penguasaan bahasa Inggris sangatlah penting untuk dipelajari, terlepas dari pentingnya juga kita melestarikan bahasa Indonesia. Kita harus mulai membuka mata untuk melihat kenyataan bahwa ada kebutuhan baru yang tak kalah penting yaitu penguasaan bahasa asing untuk berkomunikasi internasional, salah satunya adalah bahasa Inggris. Mempelajari bahasa Inggris bukan hanya sekedar gengsi. Tak dapat kita pungkiri lagi bahwa kita akan merasa bangga apabila dapat berbicara fasih dengan menggunakan bahasa internasional yang satu ini. Namun yang lebih diutamakan bukan kebanggan itu melainkan kesadaran kita akan pentingnya penguasaan bahasa Inggris di masa depan. Bahasa Inggris adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Misalnya dalam pengoperasian komputer atau alat elektronik lainnya, bahasa Inggris menjadi bahasa yang dominan sebagai bahasa pengantarnya.
Mempelajari bahasa inggris adalah sebagai bekal disaat kita semua akan melangkah dalam kehidupan globalisasi. Setiap orang wajib bergelut dalam dunia globalisasi jika ingin berkembang dan tidak berjalan di tempat. Dengan menguasai bahasa inggris seseorang dapat berkomunikasi lebih jauh, sehingga wawasannya dalam teknologi informasi sendiri akan lebih terbuka, dan memiliki kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa inggris adalah salah satu modal besar untuk melangkah dalam dunia dan kemajuan teknologi yang selalu bergerak maju.
Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional di dunia, dan sudah menjadi bahasa pengantar utama di dunia, jadi mau tidak mau bahasa Inggris harus dikuasai secara aktif baik lisan maupun tulisan. Tidaklah mustahil perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut kita untuk lebih aktif dalam menanggapi arus informasi global sebagai aset dalam memenuhi kebutuhan pasar.
Sebagai bahasa pergaulan dunia bahasa Inggris bukan hanya sebagai kebutuhan akademis karena penguasaannya hanya terbatas pada aspek pengetahuan bahasa melainkan sebagai media komunikasi global. Di dunia usaha yang makin mengglobal, semakin banyak perusahaan lokal  termasuk perusahaan Indonesia telah masuk ke pasar dunia dan menggunakan bahasa inggris sebagai alat komunikasi utama, dan semakin banyak perusahaan internasional yang masuk ke pasar lokal, penggunaan bahasa Inggris yang menjadi bahasa”bisnis” makin dirasakan sebagai suatu keharusan. Selain itu, terlihat banyak sekali kasus yang kita jumpai dimana seringkali negosiasi gagal karena salah paham dengan calon mitra asing, pekerjaan tertunda karena komunikasi yang terbata-bata dengan klien dari Negara lain atau lamaran kerja di sebuah perusahaan asing ditolak karena kemampuan berbahasa Inggris yang kurang dan kesempatan kerja sama dengan perusahaan kelas internasional batal akibat tidak bisa menyediakan tenaga kerja yang bisa berbahasa Inggris.
Sekarang ini, sangatlah sulit untuk mendapatkan suatu pekerjaan karena kini perusahaan-perusahaan menerapkan kriteria pegawai yang cukup tinggi dan tentunya berdedikasi. Salah satu kriteria yang sering kita jumpai adalah lancar berbahasa Inggris. Bahasa Inggris menjadi bahasa pergaulan dunia. Boleh saja bagi Anda menguasai berbagai bahasa asing, namun sepertinya Bahasa Inggris wajib masuk dalam daftar bahasa yang Anda kuasai. Bahasa asing sangat penting menunjang karir anda, tes seleksi kerja banyak yang mengharuskan Anda menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, baik dengan tes wawancara ataupun tes tertulis. Rekan kerja bahkan atasan Anda pun bisa saja merupakan orang asing maka untuk berkomunikasi dengan mereka Anda harus belajar berbahasa asing. 
Jika saat mencari kerja pun sudah penting, tentu saja bahasa asing semakin berguna saat sudah diterima kerja. Banyak posisi-posisi penting di perusahaan diisi oleh orang asing. Naik tidaknya karir seseorang sangat dipengaruhi pada bagaimana dia bisa berkomunikasi dengan berbagai pihak, khususnya atasan. Jika seseorang mampu menyampaikan ide gemilang bagi perusahaan, tentu atasan pun akan meliriknya sebagai karyawan berprestasi. Namun, apa jadinya jika seseorang sulit menyampaikan ide-ide tersebut karena terkendala bahasa? Pasti sangat disayangkan.
Maka dari itu, setiap orang nantinya akan dituntut untuk dapat berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris, tujuannya terutama untuk mempermudah komunikasi kita dengan bangsa lain karena tidak menutup kemungkinan nanti kita akan mencari peluang usaha di negara lain. Apa jadinya bila kita tidak dapat menguasai bahasa Inggris? Mungkin kita akan tertinggal, akan mudah dibodohi, akan kalah bersaing, dan yang paling mengerikan adalah kita akan dijajah kembali oleh bangsa lain baik dijajah secara langsung maupun tidak langsung melalui teknologi
Beberapa alasan mengapa bahasa Inggris penting untuk dipelajari khususnya dalam dunia pekerjaan adalah sebagai berikut:
1.     Bahasa Inggris adalah bahasa dunia. Jika Anda sudah menguasai bahasa inggris secara benar, maka Anda berpeluang untuk bisa memahami kondisi global saat ini. Paling tidak, Anda sudah mengerti dengan berbagai istilah asing maupun bisa meng-eksplorasi kondisi dan pemahaman yang berlaku secara global.
2.    Tidak bisa dipungkiri lagi, kemampuan bahasa Inggris mutlak diperlukan untuk menunjang karier bagi para karyawan maupun bagi para pencari kerja yang sedang dalam tahap mencari kerja. Bahkan untuk beberapa perusahaan multinasional, kemampuan bahasa inggris Anda akan langsung di uji pada tahap akhir sesi wawancara.
3.    Kemampuan berbahasa manusia sungguh tidak terbatas, karena pada dasarnya bahasa adalah alat untuk berkomunikasi. Sehingga pada orang-orang yang memiliki kemampuan bahasa asing yang mumpuni, biasanya juga sangat piawai berkomunikasi dengan bahasanya sendiri.
4.    Bagaimanapun juga ketrampilan bahasa adalah skill yang diperlukan setiap manusia. Kebutuhan bersosialisasi dan memahami perilaku manusia adalah alasan kenapa setiap orang butuh mempelajari kemampuan berbahasa dengan baik dan benar.
5.    Untuk para pelajar yang ingin meneruskan ke perguruan tinggi favorit, maka mutlak diperlukan skill dan knowledge bahasa inggris yang baik.
6.    Jika anda mempunyai rencana ke luar negeri, maka jangan ditunda lagi untuk mulai belajar bahasa inggris dari sekarang. Jangan sampai Anda mengalami kesusahan karena Anda tidak mempunyai kemampuan berbahasa Inggris sama sekali.
7.    Jika anda ingin berkuliah atau meneruskan kuliah Anda di luar negeri, Belajarlah bahasa inggris mulai sekarang.
8.    Dengan menguasai bahasa inggris Anda akan lebih dihormati di dalam lingkup sosial Anda, karena tidak semua orang bisa menguasai bahasa ini. Dan ketika Anda maju untuk membuktikan kemampuan Anda, maka Anda akan satu tingkat di atas orang rata-rata.

9.    Jika anda sudah mahir melakukan percakapan dalam bahasa inggris, atau Anda sudah jago menulis dengan bahasa inggris, Maka gunakan kemampuan itu untuk mencari teman dari belahan dunia mana saja ataupun membangun kerjasama dan jaringan bisnis Internasional Anda.

Menurut saya, Keuntungan-keuntungan yang kita dapat bila menguasai Bahasa Inggris dalam Bekerja antara lain :
1. Untuk meningkatkan karier menjadi lebih baik lagi,
2. Untuk mendapatkan posisi lebih tinggi dibanding rekan-rekan yang tidak memiliki keahlian berbahasa inggris dan juga untuk bernegosiasi masalah gaji yang kita terima sesuai dengan kemampuan kita.
3. Untuk mempermudah melakukan komunikasi dengan siapapun juga dimanapun berada.
4. Untuk membuat kita bisa percaya diri dan tak pernah takut untuk melakukan apapun juga.

Pada dasarnya, Paham 'english' sangat penting dalam bekerja karena hampir setiap hari kita pasti akan menemui kata-kata dalam bahasa inggris secara tidak langsung. Kebanyakan perusahaan juga kadang menggunakan bahasa inggris untuk berkorespondensi baik dengan relasi maupun dengan pihak intern. Bahasa Inggris di dunia usaha memang digunakan untuk bisnis, surat menyurat dan meeting dengan bule bule yang tidak mau belajar dan tidak bisa berbahasa Indonesia.
Bisa dibayangkan bila kita tidak mampu menguasa bahasa inggris dengan baik, maka karir kita di dunia kerja akan tergeser dengan seseorang yang sudah mempunyai skill di dalam berbahasa internasional tersebut. Otomatis peluang kita untuk naik jabatan atau naik gaji akan sulit bahkan akan tetap pada tempatnya. Bila anda yang tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada karir anda dikemudian hari, maka marilah kita menguasai bahasa inggris untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak untuk hidup kita yang akan datang. Ayo kita tingkatkan kemampuan berbahasa inggris kita mulai sekarang, agar kita tidak di anggap sebelah mata oleh Bangsa Lain !!!!!!!!

PENGUASAAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI KOMUNIKASI INTERNASIONAL UNTUK MENUNJANG KARIR KETIKA BEKERJA

PENGUASAAN BAHASA INGGRIS SEBAGAI KOMUNIKASI INTERNASIONAL UNTUK MENUNJANG KARIR KETIKA BEKERJA

Menurut saya, penguasaan bahasa Inggris sangatlah penting untuk dipelajari, terlepas dari pentingnya juga kita melestarikan bahasa Indonesia. Kita harus mulai membuka mata untuk melihat kenyataan bahwa ada kebutuhan baru yang tak kalah penting yaitu penguasaan bahasa asing untuk berkomunikasi internasional, salah satunya adalah bahasa Inggris. Mempelajari bahasa Inggris bukan hanya sekedar gengsi. Tak dapat kita pungkiri lagi bahwa kita akan merasa bangga apabila dapat berbicara fasih dengan menggunakan bahasa internasional yang satu ini. Namun yang lebih diutamakan bukan kebanggan itu melainkan kesadaran kita akan pentingnya penguasaan bahasa Inggris di masa depan. Bahasa Inggris adalah bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Misalnya dalam pengoperasian komputer atau alat elektronik lainnya, bahasa Inggris menjadi bahasa yang dominan sebagai bahasa pengantarnya.
Mempelajari bahasa inggris adalah sebagai bekal disaat kita semua akan melangkah dalam kehidupan globalisasi. Setiap orang wajib bergelut dalam dunia globalisasi jika ingin berkembang dan tidak berjalan di tempat. Dengan menguasai bahasa inggris seseorang dapat berkomunikasi lebih jauh, sehingga wawasannya dalam teknologi informasi sendiri akan lebih terbuka, dan memiliki kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa inggris adalah salah satu modal besar untuk melangkah dalam dunia dan kemajuan teknologi yang selalu bergerak maju.
Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional di dunia, dan sudah menjadi bahasa pengantar utama di dunia, jadi mau tidak mau bahasa Inggris harus dikuasai secara aktif baik lisan maupun tulisan. Tidaklah mustahil perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut kita untuk lebih aktif dalam menanggapi arus informasi global sebagai aset dalam memenuhi kebutuhan pasar.
Sebagai bahasa pergaulan dunia bahasa Inggris bukan hanya sebagai kebutuhan akademis karena penguasaannya hanya terbatas pada aspek pengetahuan bahasa melainkan sebagai media komunikasi global. Di dunia usaha yang makin mengglobal, semakin banyak perusahaan lokal  termasuk perusahaan Indonesia telah masuk ke pasar dunia dan menggunakan bahasa inggris sebagai alat komunikasi utama, dan semakin banyak perusahaan internasional yang masuk ke pasar lokal, penggunaan bahasa Inggris yang menjadi bahasa”bisnis” makin dirasakan sebagai suatu keharusan. Selain itu, terlihat banyak sekali kasus yang kita jumpai dimana seringkali negosiasi gagal karena salah paham dengan calon mitra asing, pekerjaan tertunda karena komunikasi yang terbata-bata dengan klien dari Negara lain atau lamaran kerja di sebuah perusahaan asing ditolak karena kemampuan berbahasa Inggris yang kurang dan kesempatan kerja sama dengan perusahaan kelas internasional batal akibat tidak bisa menyediakan tenaga kerja yang bisa berbahasa Inggris.
Sekarang ini, sangatlah sulit untuk mendapatkan suatu pekerjaan karena kini perusahaan-perusahaan menerapkan kriteria pegawai yang cukup tinggi dan tentunya berdedikasi. Salah satu kriteria yang sering kita jumpai adalah lancar berbahasa Inggris. Bahasa Inggris menjadi bahasa pergaulan dunia. Boleh saja bagi Anda menguasai berbagai bahasa asing, namun sepertinya Bahasa Inggris wajib masuk dalam daftar bahasa yang Anda kuasai. Bahasa asing sangat penting menunjang karir anda, tes seleksi kerja banyak yang mengharuskan Anda menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, baik dengan tes wawancara ataupun tes tertulis. Rekan kerja bahkan atasan Anda pun bisa saja merupakan orang asing maka untuk berkomunikasi dengan mereka Anda harus belajar berbahasa asing. 
Jika saat mencari kerja pun sudah penting, tentu saja bahasa asing semakin berguna saat sudah diterima kerja. Banyak posisi-posisi penting di perusahaan diisi oleh orang asing. Naik tidaknya karir seseorang sangat dipengaruhi pada bagaimana dia bisa berkomunikasi dengan berbagai pihak, khususnya atasan. Jika seseorang mampu menyampaikan ide gemilang bagi perusahaan, tentu atasan pun akan meliriknya sebagai karyawan berprestasi. Namun, apa jadinya jika seseorang sulit menyampaikan ide-ide tersebut karena terkendala bahasa? Pasti sangat disayangkan.
Maka dari itu, setiap orang nantinya akan dituntut untuk dapat berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris, tujuannya terutama untuk mempermudah komunikasi kita dengan bangsa lain karena tidak menutup kemungkinan nanti kita akan mencari peluang usaha di negara lain. Apa jadinya bila kita tidak dapat menguasai bahasa Inggris? Mungkin kita akan tertinggal, akan mudah dibodohi, akan kalah bersaing, dan yang paling mengerikan adalah kita akan dijajah kembali oleh bangsa lain baik dijajah secara langsung maupun tidak langsung melalui teknologi
Beberapa alasan mengapa bahasa Inggris penting untuk dipelajari khususnya dalam dunia pekerjaan adalah sebagai berikut:
1.     Bahasa Inggris adalah bahasa dunia. Jika Anda sudah menguasai bahasa inggris secara benar, maka Anda berpeluang untuk bisa memahami kondisi global saat ini. Paling tidak, Anda sudah mengerti dengan berbagai istilah asing maupun bisa meng-eksplorasi kondisi dan pemahaman yang berlaku secara global.
2.    Tidak bisa dipungkiri lagi, kemampuan bahasa Inggris mutlak diperlukan untuk menunjang karier bagi para karyawan maupun bagi para pencari kerja yang sedang dalam tahap mencari kerja. Bahkan untuk beberapa perusahaan multinasional, kemampuan bahasa inggris Anda akan langsung di uji pada tahap akhir sesi wawancara.
3.    Kemampuan berbahasa manusia sungguh tidak terbatas, karena pada dasarnya bahasa adalah alat untuk berkomunikasi. Sehingga pada orang-orang yang memiliki kemampuan bahasa asing yang mumpuni, biasanya juga sangat piawai berkomunikasi dengan bahasanya sendiri.
4.    Bagaimanapun juga ketrampilan bahasa adalah skill yang diperlukan setiap manusia. Kebutuhan bersosialisasi dan memahami perilaku manusia adalah alasan kenapa setiap orang butuh mempelajari kemampuan berbahasa dengan baik dan benar.
5.    Untuk para pelajar yang ingin meneruskan ke perguruan tinggi favorit, maka mutlak diperlukan skill dan knowledge bahasa inggris yang baik.
6.    Jika anda mempunyai rencana ke luar negeri, maka jangan ditunda lagi untuk mulai belajar bahasa inggris dari sekarang. Jangan sampai Anda mengalami kesusahan karena Anda tidak mempunyai kemampuan berbahasa Inggris sama sekali.
7.    Jika anda ingin berkuliah atau meneruskan kuliah Anda di luar negeri, Belajarlah bahasa inggris mulai sekarang.
8.    Dengan menguasai bahasa inggris Anda akan lebih dihormati di dalam lingkup sosial Anda, karena tidak semua orang bisa menguasai bahasa ini. Dan ketika Anda maju untuk membuktikan kemampuan Anda, maka Anda akan satu tingkat di atas orang rata-rata.

9.    Jika anda sudah mahir melakukan percakapan dalam bahasa inggris, atau Anda sudah jago menulis dengan bahasa inggris, Maka gunakan kemampuan itu untuk mencari teman dari belahan dunia mana saja ataupun membangun kerjasama dan jaringan bisnis Internasional Anda.

Menurut saya, Keuntungan-keuntungan yang kita dapat bila menguasai Bahasa Inggris dalam Bekerja antara lain :
1. Untuk meningkatkan karier menjadi lebih baik lagi,
2. Untuk mendapatkan posisi lebih tinggi dibanding rekan-rekan yang tidak memiliki keahlian berbahasa inggris dan juga untuk bernegosiasi masalah gaji yang kita terima sesuai dengan kemampuan kita.
3. Untuk mempermudah melakukan komunikasi dengan siapapun juga dimanapun berada.
4. Untuk membuat kita bisa percaya diri dan tak pernah takut untuk melakukan apapun juga.

Pada dasarnya, Paham 'english' sangat penting dalam bekerja karena hampir setiap hari kita pasti akan menemui kata-kata dalam bahasa inggris secara tidak langsung. Kebanyakan perusahaan juga kadang menggunakan bahasa inggris untuk berkorespondensi baik dengan relasi maupun dengan pihak intern. Bahasa Inggris di dunia usaha memang digunakan untuk bisnis, surat menyurat dan meeting dengan bule bule yang tidak mau belajar dan tidak bisa berbahasa Indonesia.
Bisa dibayangkan bila kita tidak mampu menguasa bahasa inggris dengan baik, maka karir kita di dunia kerja akan tergeser dengan seseorang yang sudah mempunyai skill di dalam berbahasa internasional tersebut. Otomatis peluang kita untuk naik jabatan atau naik gaji akan sulit bahkan akan tetap pada tempatnya. Bila anda yang tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada karir anda dikemudian hari, maka marilah kita menguasai bahasa inggris untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak untuk hidup kita yang akan datang. Ayo kita tingkatkan kemampuan berbahasa inggris kita mulai sekarang, agar kita tidak di anggap sebelah mata oleh Bangsa Lain !!!!!!!!